LOGIN TO YOUR ACCOUNT

Username
Password
Remember Me
Or use your Academic/Social account:

CREATE AN ACCOUNT

Or use your Academic/Social account:

Congratulations!

You have just completed your registration at OpenAire.

Before you can login to the site, you will need to activate your account. An e-mail will be sent to you with the proper instructions.

Important!

Please note that this site is currently undergoing Beta testing.
Any new content you create is not guaranteed to be present to the final version of the site upon release.

Thank you for your patience,
OpenAire Dev Team.

Close This Message

CREATE AN ACCOUNT

Name:
Username:
Password:
Verify Password:
E-mail:
Verify E-mail:
*All Fields Are Required.
Please Verify You Are Human:
fbtwitterlinkedinvimeoflicker grey 14rssslideshare1
Languages: Indonesian
Types: Unknown
Subjects: perjanjian lisensi, pemalusan merek, uu no 15 tahun 2001
Sejalan dengan perkembangan perekonomian dunia, masalah Hak Milik Intelektual juga mengalami perkembangan yang pesat. Hal ini semakin jelas bila kita perhatikan bahwa Hak Milik Intelektual menjadi bagian yang sangat penting bagi suatu negara dalam meningkatkan perdagangan dan melakukan proses industrialisasi. Meskipun lisensi baru secara tegas diatur dalam Undang-Undang Nomor 19 Tahun 1992, namun dalam prakteknya lisensi ini telah lama dilakukan dan berkembang dalam dunia perdagangan di Indonesia berdasarkan asas kebebasan berkontrak sebagaimana diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUH Perdata) yaitu Pasal 1338. Kemudian diaturnya lisensi dalam Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2001 tentang Merek yang merupakan penyempurnaan dan Undang-undang merek lainnya sebagai suatu sarana untuk meningkatkan tata perdagangan barang dan jasa yang sehat dan bertanggung jawab, dapat memberikan jaminan perlindungan dan kepastian hukum bagi pihak-pihak yang berkepentingan serta menjamin kepentingan konsumen atau masyarakat yang menggunakan barang atau jasa yang diperdagangkan. Aspek Hukum tentang perjanjian lisensi ini diatur dalam Undang-Undang Nomor 19 Tahun 1992 jo Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2001 yang diatur perjanjian lisensi dengan persyaratan-persyaratan tertentu untuk pendaftarannya serta pengumumannya dalam berita resmi merek. Pelanggaran terhadap merek motivasinya adalah untuk mendapatkan keuntungan pribadinya secara mudah dengan mencoba, meniru atau memalsukan merek-merek yang sudah terkenal di masyarakat tanpa memberikan hak-hak orang lain yang dilanggarnya. Ada beberapa pelanggaran hak merek yang terjadi, misalnya : Praktek peniruan dan pemalsuan merek dagang. Perbuatan-perbuatan yang dapat mengacaukan publik berkenaan dengan dan sifat dan asal usul merek. Sanksi hukum dan upaya hukum terhadap pelanggaran merek. Lisensi merupakan suatu bentuk pemberian izin untuk memanfaatkan suatu hak atas kekayaan intelektual, yang dapat diberikan oleh pemberi lisensi kepada penerima lisensi. 09E01188

Share - Bookmark

Cite this article