OpenAIRE is about to release its new face with lots of new content and services.
During September, you may notice downtime in services, while some functionalities (e.g. user registration, login, validation, claiming) will be temporarily disabled.
We apologize for the inconvenience, please stay tuned!
For further information please contact helpdesk[at]

fbtwitterlinkedinvimeoflicker grey 14rssslideshare1
Erlina, Erlina (2017)
Publisher: Kopertis Wilayah X
Journal: Jurnal KATA
Languages: English
Types: Article
Subjects: extrinsic elements; novel
            This research is motivated by the analysis extrinsic elements novel Sang Pemimpi. This study aimed to describe the social values, cultural values, moral values, and religious values in the novel Sang Pemimpi. The research is a qualitative study using descriptive methods. The data in this study is a form of social values, cultural values, religius values and moral on Sang Pemimpi novel by Andrea Hirata. Data source is Sang Pemimpi novel by Andrea Hirata. Data collection techniques in this study are: (1) to read and understand the Novel Sang Pemimpi by Andrea Hirata, and (2) give coding by underlining sentences containing social values, cultural values and political values in the note of the novel Sang Pemimpi by Andrea Hirata all data regarding speech acts in a novel study. While the steps in analyzing data are: (1) read data that has been recorded, (2) classify or record data for the purpose for researchers based on the novel Sang Pemimpi by Andrea Hirata, (3) interpreting or interpretation of data for the purpose of research is to analyze the novel Sang Pemimpi by Andrea Hirata, and (4) make the conclusion of the study. The results of this study stated that extrinsic elements contained in Sang Pemimpi novel by Andrea Hirata is the value of cultural education, where cultural rights set forth in the novel The Dreamer ie when they are a teenager then it started to work for money. Social educational value, namely the attitude of helping each other like Arai and Mak Cik, and as pastor and Jimbron. the value of religious education that is visible on the pastor and Jimbron, although Jimbron raised by a pastor, but the pastor did not impose his religion on Jimbron. moral and political education value seen in a leader who has no morals and honesty.             Penelitian ini dilatarbelakangi oleh analisis unsur ekstrinsik novel Sang Pemimpi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai sosial, nilai budaya, nilai politik, nilai moral, dan nilai religius dalam novel Sang Pemimpi. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Data dalampenelitian iniadalah bentuk nilai sosial,  nilai budaya, nilai realigi dan moral dalam novel Sang Pemimpi karya Andrea Hirata. Sumber datanya adalah novelSang Pemimpi karya Andrea Hirata.Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah: (1) membaca dan memahami Novel Sang Pemimpi karya Andrea Hirata, dan (2) memberi pengkodean dengan menggarisbawahi kalimat-kalimat yang mengandung nilai sosial, nilai budaya, dan nilai politik dalam Mencatat Novel Sang Pemimpi karya Andrea Hirata  semua data mengenai tindak tutur dalam novel yang diteliti. Sedangkan langkah-langkah dalam menganalisis datanya adalah: (1) membaca data yang sudah dicatat, (2) mengklasifikasikan atau mencatat data sesuai tujuan peneliti berdasarkan novel Sang Pemimpi karya Andrea Hirata, (3) menginterprestasikan atau penafsiran data dengan tujuan penelitian yaitu menganalisis novel Sang Pemimpi karya Andrea Hirata, dan (4) membuat simpulan penelitian.Hasil penelitian ini menyatakan bahwa unsur ekstrinsik yang dapat dalam novel Sang Pemimpi karya Andrea Hirata adalah nilai pendidikan budaya, di mana budaya yang tercantum dalam novel Sang Pemimpi yaitu apabila sudah beranjak remaja maka sudah mulai bekerja untuk mencari uang. nilai pendidikan sosial, yaitu adanya sikap saling tolong menolong seperti Arai dan Mak Cik, dan seperti pendeta dan Jimbron. nilai pendidikan religius yaitu terlihat pada pendeta dan Jimbron, walaupun Jimbron diasuh oleh seorang Pendeta, tetapi pendeta tersebut tidak memaksakan agamanya pada Jimbron. nilai pendidikan moral dan politik terlihat pada seorang pemimpin yang tidak mempunyai moral dan kejujuran.

Share - Bookmark

Cite this article

Cookies make it easier for us to provide you with our services. With the usage of our services you permit us to use cookies.
More information Ok